READING

Cara Beda Menyantap Lamang

Cara Beda Menyantap Lamang

Pertama-tama, saya cukup familier dengan lamang. Kudapan nasi lengket khas Minang ini bisa ditemukan di deretan warung Minang di Pasar Senen, Jakarta. Saat Ramadan, Anda bisa melihatnya dijajakan di pinggir jalan. Seni pembuatannya berakar dari budaya masyarakat Minang, yang sering mengonsumsi beragam jenis makanan pendamping setiap hari.

Dalam perjalanan singkat saya ke Padang dan Bukittinggi, saya menemukan cara baru memakan lamang. Di sebuah warung bernama Pondok Lamang di pinggir kota Bukittinggi—area istirahat bagi para wisatawan yang mengemudi dari Padang—hidangan tersebut disajikan bersama durian.

Ini merupakan kombinasi yang tak biasa. Saya pun tidak terlalu bergairah saat dihadapkan dengan hidangan tersebut. Namun, setelah berpikir bahwa pengalaman ini bisa jadi cerita yang menarik, saya mengumpulkan keberanian saya untuk mengambil sepotong lamang. Bersama secuil durian, lamang tersebut masuk ke dalam mulut saya. Tekstur duriannya yang creamy membangkitkan rasa lamangnya yang asin. Pada akhirnya, saya melahap lima potong lamang dan satu durian utuh. Padahal, awalnya saya ragu.

lamang story lamang process

Untuk mencuci mulut, saya menenggak minuman unik bernama kawa daun. Disajikan di dalam batok kelapa, minuman aromatik ini dibuat dari daun kopi dan teksturnya mirip dengan teh; perbedaannya hanya terletak di aromanya yang khas.

Kalau Anda berencana untuk menyambangi kota terbesar ke dua di Sumatra Barat itu, pastikan Anda singgah di tempat ini untuk mencoba lamang duriannya dan menikmati pengalaman yang mungkin tak akan Anda jumpai lagi di tempat lainnya di dunia.


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *