Far and Away

Pada siang hari, Yopi Santosa Sasmita meluangkan waktunya memburu konsultan dan ahli TI. Sesudah mematikan komputer kantornya, dia menjadi drummer kuintet indie-rock lightcraft—band asal Jakarta yang sering tur dan tampil di festival-festival musik luar negeri. Lahir dan tumbuh di Tasikmalaya, Jawa Barat, kami menanyakan sang bapak satu anak ini tentang kecintaannya terhadap masakan Indonesia, sementara dia menceritakan caranya memuaskan hasratnya tersebut saat berpelesir dengan rekan satu bandnya.

Apa makanan lokal favoritmu?
Tentu saja masakan Padang. Bahkan, itu jadi menu makan siang saya selama beberapa hari belakangan.

Masakan Padang apa yang Anda paling sukai?
Selama itu daging ayam, saya pasti suka. Saya rasa itu pengaruh masa kecil saya yang biasa makan ayam hampir setiap hari.

Apakah Anda pernah merindukan masakan Indonesia selama berpelesir ke luar negeri?
Hanya saat perjalanannya lebih dari satu minggu. Kami tur dua minggu di Amerika Utara dua bulan yang lalu, dan setelah seminggu, saya mengidam nasi dan ayam. Untungnya, tepat di sebelah tempat kami menginap, ada deli yang dikelola oleh orang Bangladesh yang menyajikan nasi dan ayam goreng. Saya juga membutuhkan makanan pedas sebagai penyemangat. Oleh karena itu, saya biasanya membawa sebotol sambal untuk keperluan mendadak seperti ini.

Ada tips yang bisa Anda bagikan kepada sesama orang Indonesia untuk memuaskan rasa kangennya terhadapa masakan Indonesia saat jauh dari rumah?
Selalu bawa beberapa bungkus mi instan Indonesia. Biasanya itu cukup buat saya. Dan, kalau Anda tergila-gila dengan makanan pedas, lakukan apa yang saya lakukan dan bawa sebotol sambal juga. Kalau tak satu pun tips di atas berhasil, coba makan di restoran Tionghoa atau Korea. Kedua masakan tersebut memiliki rasa yang serupa dengan masakan Indonesia, dan yang terpenting, mereka menyediakan nasi!

Apa yang sedang ingin Anda makan sekarang?
Ada warung pinggir jalan di Jalan Fatmawati yang menghidangkan udang bakar—ini salah satu favorit saya.


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *