Makassar: Aroma Coto Gagak

Berkunjung ke Makassar tak lengkap rasanya bila tidak mencicipi hidangan lokal yang tersohor, coto makassar. Salah satu tempat yang bisa Anda singgahi adalah Aroma Coto Gagak. Menilik sekilas dari namanya, mungkin Anda akan berpikir bahwa bahan dasar yang digunakan untuk membuat coto adalah daging burung gagak. Agak sedikit ekstrem kalau itu benar adanya. Namun, nama gagak disematkan karena tempat ini berlokasi di Jalan Gagak.

Jam operasinya yang 24 jam membuat Aroma Coto Gagak menjadi pilihan para pekerja yang pulang larut malam, dan juga muda-mudi setempat yang gemar beraktivitas di malam hari. Menurut cerita seorang pegawai, selain untuk sarapan dan makan siang, kedai ini hampir selalu penuh pada malam hari.

Tempat makan ini menjadi kedai coto pertama yang direkomendasikan sopir lokal yang menemani petualangan saya di Makassar. Ketenarannya seakan diabsahkan dari cerita bahwa orang nomor satu negeri ini, Presiden Joko Widodo, menyempatkan diri untuk mencicipi coto di kedai ini saat melakukan kunjungan ke Makassar.

hidangan aroma coto gagak

Saya bertandang ke tempat ini sekitar jam dua siang waktu setempat. Waktu makan siang sudah lewat dan tidak terlihat kerumunan pengunjung. Saya memesan campuran daging sapi dan paru untuk isian coto saya. Anda bisa juga memesan jantung dan hati sapi sebagai isian coto. Pesanan saya datang dalam waktu yang singkat, hal yang bisa dibilang sangat wajar mengingat jumlah pelanggan pada saat itu tidak terlalu banyak.

Penampakan kuah coto didominasi warna cokelat tua, sedikit berbeda dari coto makassar yang saya kenal. Saat menyeruput kuahnya, lidah saya mendeteksi sedikit rasa manis. Bagi saya yang sudah mengenal coto sejak kecil, rasa ini cukup aneh untuk indra pengecap saya. Namun, mungkin komposisi rasa inilah yang membuat kedai ini begitu digilai penggemar setianya.

Di setiap meja disediakan garam dan sambal tauco untuk ditambahkan ke dalam coto sesuai keinginan. Sambal tauco yang disajikan memiliki tekstur agak kering, memberikan sensasi pedas nikmat yang meningkatkan selera makan saya. Sayangnya, rasa tauconya terlalu kuat yang justru membuat rasa cotonya “kalah bersaing”.

Untungnya,pengolahan daging sapi dan paru dilakukan dengan sempurna, menghasilkan tekstur dan rasa yang enak. Ini menjadi pelipur kekecewaan saya akan rasa kuahnya yang tidak sesuai ekspektasi.

Jl. Gagak No.27
Makassar
Telp: (0411) 870 800
Buka 24 jam setiap hari
Rp20.000/US$1,50 per porsi


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM
KNOW US BETTER