Medan: Bakso Lebong

Menghabiskan beberapa tahun dari masa kanak-kanak saya di ibu kota Sumatra Utara, saya sudah tidak asing lagi dengan kelezatan hidangan Bakso Lebong. Namun, sejak saya meninggalkan Medan pada 1996 dan tinggal di Jakarta, saya menjadi pelanggan setia Bakso Akiaw 99 di Mangga Besar, yang saya asumsikan merupakan cabang dari Bakso Lebong.

Meskipun keduanya menggunakan nama yang berbeda, saya tidak pernah mencoba membuktikan simpulan prematur saya tersebut sampai akhirnya saya mengunjungi Medan belum lama ini. Saat saya memasuki gerainya di Jalan Lebong, saya disambut oleh tatanan interior sederhana, namun rapi dan apik. Tempatnya tidak seramai Bakso Akiaw 99, bahkan cenderung kosong ketika saya datang. Segera saya memesan semangkuk bakso dan duduk di salah satu kursinya yang tidak dihuni. Saya mengamati keadaan sekeliling dan mendapati bahwa ternyata rumah makan ini juga menawarkan menu liong tahu. Mengingat saya belum pernah mencoba sajian ini, maka saya turut memasukkannya dalam pesanan saya.

bakso lebong

Setelah menunggu sekitar lima menit, pesanan saya pun tiba. Saya menambahkan sesendok sambal ke dalam kuah bakso dan mulai mengaduk. Aroma kaldu sapi yang menggoda langsung tercium dan turut membangkitkan selera makan saya. Saya menggigit potongan daging khas Bakso Lebong dan cukup terkejut mendapati bahwa rasanya sangat berbeda dengan Bakso Akiaw 99. Daging di sini memiliki rasa seimbang antara manis dan gurih, yang menurut saya lebih enak jika dibandingkan dengan daging khas Bakso Akiaw 99 yang cenderung lebih manis. Baksonya sendiri kenyal dan kaya rasa, dengan kuah kaldu yang sama enaknya. Tidak hanya itu, liong tahu juga menjadi hidangan yang sempurna jika Anda menginginkan makanan yang lebih ringan. Menggunakan ikan sebagai bahan utama, otak-otaknya yang kenyal mampu menetralisir rasa labunya yang pahit.

Merasa puas, saya pun beranjak ke kasir dan mengajukan beberapa pertanyaan kepada sang pemilik. Menurut dia, resep asli dari bakso ini diciptakan oleh ayahnya. Bisnisnya sendiri telah dimulai sejak almarhum ayahnya remaja. Untuk Bakso Akiaw 99, rupanya dikelola oleh salah satu saudaranya di Jakarta. Ini menjelaskan mengapa rasa kedua baksonya cukup berbeda.

Jl. Lebong, No. 20,
Medan, Sumatra Utara
Buka Setiap hari, pukul 10.00-22.00 WIB
Rp.30.000/US$2,30 per orang


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *