Palembang: Mie Dempo Aloy

Menjadi penjaja mi kebanggaan Palembang selama puluhan tahun, Mie Dempo Aloy saat ini sudah melebarkan sayapnya dengan membuka cabang di Jakarta dan Bandung. Sampai sekarang, saya bahkan belum pernah menjajal dua cabangnya di luar Palembang. Jadi, saya sangat antusias menghadapi kesempatan untuk mencicipi hidangan di Mie Dempo Aloy langsung di kampung halamannya.

Berlokasi di Jalan Dempo Luar, jam bukanya yang awal membuatnya jadi tempat andalan warga setempat untuk memulai hari mereka dengan menu sarapan yang memuaskan: mi kering khasnya dengan daging babi cacah. Karena hidangan ini cepat habis, Anda disarankan untuk datang lebih awal.

mie dempo aloy mie dempo aloy

Suasananya hampir kacau saat saya sampai di sana – para pramusaji berlari bolak-balik, dan area makannya dipenuhi pelanggan. Beruntung, saya berhasil mendapatkan meja. Setelah duduk, saya langsung memanggil salah satu staf restoran dan memesan mi kering dengan daging babi cacah dan sup pangsitnya yang populer itu.

Sesuai namanya, makanan ini terdiri atas mi kering bertabur daging babi cacah dengan semangkuk sup pangsit di sisinya. Dari bentuk dan teksturnya, saya langsung tahu bahwa mi yang disajikan merupakan buatan sendiri. Sementara itu, daging babinya yang kaya rasa benar-benar nikmat dan menjadi bagian penting dari hidangan tersebut. Menutup menu makanan saya yang luar biasa adalah sup pangsit, yang meninggalkan rasa magis dan cocok sebagai pelengkap mi keringnya.

Jl. Dempo Luar No. 410A/367,
Palembang
Buka setiap hari dari jam 06.00-22.00 WIB, kecuali hari Minggu dari jam 06.00-14.30 WIB
Rp40.000/US$3 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *