Solo: Soto Triwindhu

Bagi saya, terdapat dua hal yang paling saya suka dari Solo: varian batik berkualitasnya yang beragam dan hidangan lokalnya yang lezat. Meskipun kecil, kota ini ibarat kotak harta karun bagi pemburu kuliner, dengan berbagai pilihan tempat makan yang menawarkan deretan hidangan enak. Salah satunya adalah Soto Triwindhu dengan hidangan soto daging andalannya.

Didirikan oleh Mbah Karyo pada 1939, Soto Triwindhu kini dijalankan oleh generasi kedua dari keluarga. Sebelumnya terletak di Pasar Ngarsopuro, gerainya kemudian pindah ke Jalan Teuku Umar pada 2007, setelah pasar tradisional ini direnovasi besar-besaran. Relokasi ini justru menjadi berkah tersendiri bagi Soto Triwindhu, karena Jalan Teuku Umar merupakan surga kuliner Kota Solo.

Salah satu keunikan dari rumah makan ini adalah penataan furniturnya. Tiap meja di sini dilengkapi dengan semacam kotak penyimpanan yang berisi menu pendamping dan dilengkapi dengan kaca display, sehingga pengunjung dapat melihat dan memilih langsung menu yang ditawarkan, diantaranya sate telur puyuh, tempe, tahu goreng, dan sate usus. Pelanggan juga dapat memesan daging babat sebelumnya untuk disajikan bersama dengan menu utama mereka.

Soto daging di sini sebenarnya cukup sederhana, yakni terdiri dari nasi, potongan daging sapi, dan toge yang disajikan dalam semangkuk kuah kaldu yang lezat. Kuahnya inilah yang istimewa, karena teksturnya yang kental dan rasanya yang tajam, serta menyegarkan. Tambahkan sesendok sambal dan perasan jeruk nipis, maka hidangan ini pun menjadi sempurna.

Sedikit saran, datanglah lebih awal jika ingin mencicipi kelezatan soto ini, karena saking populernya, hidangan ini biasanya sudah ludes sebelum jam operasional restoran berakhir.

Jl. Teuku Umar No. 43,
Solo, Jawa Tengah
Telp: 0271 646 006
Buka setiap hari, pukul 05.30-15.00 WIB
Harga: Rp.15.000/US$1,10 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *