Bali: Bebek Bengil


“Bebeknya begitu garing dan renyah di luar, sementara dagingnya sangat lembut dan kaya rasa.

Dengan rangkaian cabang Bebek Bengil yang tersebar di Jakarta, sebagian orang mungkin lupa kalau restoran legendaris ini berasal dari Pulau Dewata. Selama saya berkunjung ke pulau ini, saya pun menyempatkan diri untuk mampir ke gerai aslinya dan mencicipi hidangan bebeknya yang terkenal.

Berlokasi di Jalan Hanoman, di jantung Kota Ubud, Bebek Bengil – yang didirikan pada sekitar 1990 dan memiliki rentetan cabang di Bali dan Jakarta – memiliki area restoran yang luas, lengkap dengan taman outdoor di tengah-tengahnya. Rumah makan ini juga dihiasi oleh hamparan sawah di bagian belakang yang efektif menyuntikkan nuansa pedesaan Bali. Meskipun tidak memiliki area parkir, Anda tidak perlu khawatir, karena Bebek Bengil menyediakan jasa valet bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi.

Memasuki restoran, saya mendapati sejumlah pelanggan menyantap hidangan di meja yang tersedia, sementara sebagian lagi mengantri di kasir untuk membayar. Suasana rumah makan yang cukup sibuk semakin gaduh dengan kehadiran anak-anak yang berlarian di area lobi. Tidak lama, seorang pelayan pun mengantar saya menempati meja di bagian belakang.

Setelah mendapatkan daftar menu, dengan cepat saya langsung memesan seporsi bebek crispy. Konon, rasa bebekcrispy di sini tidak ada yang mengalahkan. Saatnya saya membuktikan sendiri.

Begitu pesanan datang, saya melakukan observasi dengan teliti. Menu bebek crispy ala Bebek Bengil disajikan bersama dengan tiga pilihan sambal, yakni sambal ulek, sambal goreng, dan sambal matah. Ada pula sayur urap untuk melengkapi pengalaman bersantap Anda. Seperti yang saya duga, bebeknya begitu garing dan renyah di luar, sementara dagingnya sangat lembut dan kaya rasa – mungkin karena bumbu-bumbunya dicampur sekaligus saat memasak. Satu kata yang bisa mendeskripsikan hidangan saya saat itu: yummy.

Jl. Hanoman, Ubud
Telp: 0361 975 489
Buka setiap hari, pukul 10.00-22.30 WITA
Rp.150.000/US$10,80 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *