Bali: Warung Adnyana


” Didirikan oleh Raka Karini dan telah beroperasi selama lebih dari 60 tahun, Warung Adnyana tidak hanya menarik perhatian pemerhati kuliner lokal. Soekarno, presiden pertama Indonesia, pernah menjadi pelanggan setia mereka.

“Warung Adnyana adalah restoran favorit William Wongso.” Kalimat tersebut tertulis di buku 100 Mak Nyus Bali, yang langsung memancing rasa penasaran saya. Tanpa ragu, saya menjadwalkan kunjungan ke Warung Adnyana.

Saat kunjungan, saya mendapatkan fakta baru tentang Warung Adnyana. Didirikan oleh Raka Karini dan telah beroperasi selama lebih dari 60 tahun, Warung Adnyana tidak hanya menarik perhatian pemerhati kuliner lokal. Soekarno, presiden pertama Indonesia, pernah menjadi pelanggan setia mereka. “Kapan pun beliau mengunjungi Bali, asisten pribadinya pasti akan datang ke sini untuk membeli makanan,” ujar salah seorang pegawainya.

Warung Adnyana menjual masakan ayam khas Bali. Salah satu andalannya adalah sate serapah. Sate tidak biasa ini terbuat dari campuran bumbu ala Bali, termasuk kunyit, bawang bombang, bawang putih, jahe, serai, dan kemiri. Bumbu-bumbu tersebut digoreng tanpa minyak, yang menghasilkan aroma yang sedap. Dalam satu gigitan, Anda akan merasakan rasa yang nikmat. Menurut pegawai yang saya wawancarai, cara terenak menikmati sate serapah adalah dengan memakannya bersama tipat (lontong berbalut daun pisang).

Jika Anda mencari varian lain selain daging babi di Bali, kunjungan singkat ke Warung Adnyana sangatlah direkomendasikan.

Jl Patimura No. 41-B
Denpasar, Bali
Telp: (0361) 228800
Buka tiap hari, pukul 07.00–16.00 WITA
Rp30.000/US$2,30 per orang


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *