Bali: Warung Lesehan Merta Sari


Sate lilit andalannya menggabungkan bumbu-bumbu tradisional Bali, seperti cabai, sereh, bawang merah, dan bawang putih, bercampur dengan tuna cincang. Campuran ini menghasilkan beragam rasa pedas dan gurih yang cocok bagi siapa pun yang menyukai makanan dengan rasa yang kuat dan tajam.

Selain babi guling, hidangan lokal Bali lain yang populer adalah sate lilit. Untuk mencicipi sate lilit terenak di Bali, Anda harus berkendara cukup jauh ke sebuah kabupaten kecil di Klungkung. Di sanalah Anda akan menemukan Warung Lesehan Merta Sari—sebuah tempat makan yang telah menjual sate lilit selama 30 tahun.

Latar belakang
Kisah tentang warung Lesehan Merta Sari dimulai pada 1985. Wayan dan almarhum suaminya Nengah Sada memiliki ide untuk membuat makanan yang terbuat dari tuna—kampung halaman mereka adalah salah satu penghasil tuna di Bali—menggunakan bumbu racikan rumahan. Kemudian, mereka membuka warung yang menawarkan makanan, seperti sate tusuk dan pepes ikan, yang menarik perhatian banyak orang, termasuk mantan presiden Megawati. Warung ini sekarang dijalankan oleh Wayan, dibantu anak-anaknya, setelah kepergian suaminya.

Serba tuna
Untuk menjaga dan menyajikan pengalaman kuliner kelas atas, Wayan memastikan kalau mereka menggunakan tuna segar. Walaupun menawarkan menu yang hanya berbahan baku tuna, tiap menu memiliki karakteristik unik. Sate lilit andalannya menggabungkan bumbu-bumbu tradisional Bali, seperti cabai, sereh, bawang merah, dan bawang putih, bercampur dengan tuna cincang. Campuran ini menghasilkan beragam rasa pedas dan gurih yang cocok bagi siapa pun yang menyukai makanan dengan rasa yang kuat dan tajam. Sate tusuknya, terbuat dari potongan tuna yang dibumbui kecap manis. Rasanya lebih manis dan lebih lembut dibandingkan sate lilit. Pepes ikannya memiliki cita rasa yang kaya, sementara metode pengukusannya membuatnya terasa lembut di lidah Anda. Jika Anda tidak bisa memutuskan untuk memesan menu yang mana, warung ini menawarkan paket yang menyajikan ketiga menu.

Kesimpulan
Lokasinya—satu setengah jam dari Denpasar jika ditempuh menggunakan mobil—membutuhkan sedikit usaha untuk mencapainya. Namun, Anda tidak akan menemukan tuna segar seperti itu di tempat lain.

Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan,
Kabupaten Klungkung, Bali
Buka setiap hari, pukul 08.00–18.00 WITA
Rp1.000/US$0,70 per tusuk


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *