READING

Bali: Warung Sederhana Bu Dayu

Bali: Warung Sederhana Bu Dayu


“Terdiri dari tiga potong iga babi yang cukup besar dan sedikit potongan lobak, rasa soto balung babi di sini dijamin tidak ada yang mengalahkan.

Didirikan oleh mertua Bu Dayu pada 1975, Warung Sederhana Bu Dayu telah melewati masa jaya dan juga masa sulit selama sejarah perjalanannya. Selama periode keemasan, rumah makan yang terletak di Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar ini memiliki beberapa cabang di Pulau Bali. Namun, seiring berjalannya waktu, kesulitan ekonomi pun memaksa Bu Dayu kembali mengandalkan usahanya dari gerai utama saja.

Pada masa awal berdirinya, restoran ini hanya berfokus kepada hidangan nasi campur Bali. Baru sejak sekitar 15 tahun lalu, tiga hidangan lain ditambahkan ke dalam daftar menunya, yakni steak babi bumbu Bali, iga bakar, dan soto balung babi. Mengingat ini merupakan satu-satunya rumah makan yang saya tahu menawarkan menu soto balung babi, saya pun memesan menu tersebut. Hidangan ini juga merupakan hidangan andalan dan favorit di sini.

Ketika saya tiba, Warung Sederhana Bu Dayu sudah ramai dipadati pelanggan – tinggal tersisa tiga meja lagi untuk saya pilih. Kebanyakan dari mereka memesan soto balung babi, dan dari eskpresi puas yang terpancar, saya semakin penasaran untuk mencicipinya.

Meskipun tampilannya sederhana, menu ini dapat diandalkan untuk urusan rasa. Terdiri dari tiga potong iga babi yang cukup besar dan sedikit potongan lobak, rasa soto balung babi di sini dijamin tidak ada yang mengalahkan. Rasa kaldu babinya yang sedikit manis dengan sentuhan rasa lada mirip dengan sup buntut yang biasa Anda temukan di Jakarta. Cara memasak iganya pun patut diacungi jempol, dengan bumbu dan penyedap rasa yang berpadu sempurna dengan dagingnya – membuatnya semakin juicy dan empuk. Untuk melengkapi kelezatannya, saya pun menambahkan tetesan jeruk nipis dan sesendok sambal. Hasilnya? Sangat saya rekomendasikan.

Jl. By Pass Gusti Ngurah Rai No. 208,
Denpasar
Buka setiap Senin-Sabtu, pukul 11.00-15.00 WITA
Rp.35.000/US$2,60 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *