READING

Bandung: Colenak Mardi Putra

Bandung: Colenak Mardi Putra


Sebelum petualangan kuliner saya di Bandung beberapa waktu lalu, saya tidak pernah mendengar kata “colenak” dalam hidup saya. Namun, ketika berada di Kota Kembang, saya melihat banyak penjaja kaki lima yang menjual jajanan ini di pinggir jalan – ibarat sebuah pertanda bagi saya untuk mencicipinya.

Setelah melakukan riset kecil-kecilan, saya menemukan Colenak Mardi Putra. Penjaja colenak yang sudah berdiri sejak 1930 ini mengukir prestasi saat dipilih menjadi vendor resmi untuk menyajikan makanan pencuci mulut saat Konferensi Asia Afrika 1995.

Terletak di Jalan Ahmad Yani – juga memiliki cabang di Cibiru – lokasi Colenak Mardi Putra memang sedikit jauh jika Anda berada di pusat Kota Bandung. Saya harus berjuang melewati kemacetan lalu lintas selama 40 menit sebelum akhirnya bisa tiba di gerai ini pada pukul lima sore. Menempati toko dua lantai, kedai ini menawarkan banyak pilihan makanan ringan dan camilan. Hanya terdapat dua meja di dalamnya, dan pengunjung cenderung membawa pulang pesanannya.

Colenak terdiri dari tapai bakar dan kincai. Tapai di sini memiliki tekstur yang lembut dengan sedikit rasa asam, sedangkan kincainya memberikan sentuhan manis untuk keseluruhan hidangan. Pada intinya, sajian ini merupakan kombinasi manis dan asam yang akan memanjakan lidah dan menjadi pelengkap sempurna untuk acara minum teh Anda pada sore hari.

Jl. Ahmad Yani No. 733,
Bandung
T: 022 727 5037
Buka setiap hari, pukul 06.30-18.30 WIB
Rp.10.000/US0,70 per porsi


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *