Bandung: Mie Naripan


Jumlah rumah makan bakmi yang sudah berdiri sejak lama di Bandung sangat banyak, dan itulah yang membuat saya terus kembali ke kota tersebut. Salah satunya Mie Naripan, yang menurut pendapat saya, menawarkan bakmi terbaik di seluruh kota.

Selama 50 tahun menjalankan bisnis, rumah makan bakmi legendaris ini telah memperluas jangkauannya hingga ke Jakarta dengan membuka cabang di Kepala Gading, Jakarta Utara. Diberi nama sesuai lokasinya—di Jalan Naripan—rumah makan ini menarik kerumunan pelanggan hampir setiap hari.

Oleh karena itu, saya menganggap diri beruntung karena pengunjungnya sedang tidak banyak ketika saya berkunjung. Seorang pramusaji mendekat sesaat setelah saya duduk dan dia mulai memberikan berbagai rekomendasi makanan sambil menyerahkan menu. Saya memutuskan untuk mengikuti saran bijaknya dan memesan Mie Kuah Bakso Sapi.

Kurang dari lima menit saja, makanan berkuah saya datang. Bakminya tampak dimasak dengan sempurna, dan saat masuk ke dalam mulut, saya bisa merasakan teksturnya yang kenyal dan rasanya yang ala makanan rumahan. Racikannya terdiri atas mi, daging cincang, selada, potongan daun bawang, dan tiga butir bakso—semuanya dimasukkan ke dalam semangkuk kaldu ayam. Rasa gurih dan asinnya luar biasa, walaupun saya agak bingung daging cincang penuh bumbunya babi atau ayam. Bagaimana pun, rasanya tetap sensasional.

Satu-satunya yang mengecewakan adalah baksonya yang terasa sangat generik. Meski demikian, saya percaya seporsi bakmi apa pun yang mereka buat akan membuat Anda jatuh cinta pada tempat ini.

Jl. Naripan No. 108,
Bandung
T: 022 423 5808
Buka setiap hari dari pukul 07.30-22.00 WIB
Harga: Rp50.000/US$3,70 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *