READING

Bandung: Warung Bu Imas

Bandung: Warung Bu Imas


Terkadang, saya suka bertanya-tanya mengapa banyak brand minimarket berbeda yang menempati satu blok yang sama. Tapi, rupanya lebih aneh lagi sebuah restoran yang memiliki beberapa gerai di satu jalan yang sama. Warung Ibu Imas telah beroperasi sejak 1980-an, dan setelah membuka gerai pertamanya di Jalan Pungkur No. 81, rumah makan ini kemudian membuka beberapa cabang lain di area tersebut. Terkenal akan hidangan khas Sunda, sambal dadaknya sangat populer di Kota Kembang.

Saya berkunjung ke gerai utamanya yang saat itu ramai dipenuhi pelanggan. Terdapat meja berbentuk ‘U’ yang menjadi tempat display beragam menu yang ditawarkan, sementara pelanggan duduk mengitarinya. Metode pemesanan di sini cukup sederhana: duduk dimanapun Anda mau, ambil makanan yang Anda inginkan, dan staf restoran akan menghangatkan dan menyajikan menu tersebut untuk Anda.

Memilih ayam bakar, dua perkedel jagung, dan seporsi sambal andalan, pesanan saya tersebut langsung tiba dalam waktu singkat meskipun banyak pengunjung yang datang saat itu. Ayam bakarnya memiliki bumbu yang pas, empuk, dan memiliki cita rasa manis. Menyantapnya bersama sambal dadak semakin menambah kelezatan seluruh menu makan siang saya hari itu.

Jl. Pungkur No. 81,
Bandung, Jawa Barat
T: 022 421 8180
Buka 24 jam setiap hari
Rp.30.000/US$2,30 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *