Bogor: Es Pala Pak Ujang


“Es pala buatan Pak Ujang sangat menyegarkan, dan rasanya tidak semanis yang saya duga.

“Kamu harus mencoba es pala di sini,” kata seorang teman yang lahir dan dibesarkan di Bogor. Pernyataan ini dia sampaikan berulang kali, sampai-sampai saya memutuskan untuk menurutinya hanya untuk membuat dia diam. Setelah mencoba beberapa es pala di Jalan Suryakencana, saya tidak juga terkesan. Saya pun mengirimkan teks dan menyampaikan kekecewaan saya, yang dia balas dengan menjawab, “Kamu mencoba di tempat yang salah! Coba Es Pala Ujang di persimpangan jalan.”

Terletak di dalam Gang Aut, eksterior kios ini lebih menyerupai juice bar yang modern. Berbagai menu jus juga ditawarkan di sini, tapi saya langsung memesan es palanya yang disiapkan langsung oleh sang pemilik, Pak Ujang. Berdasarkan pengalaman saya berburu es pala sebelumnya, saya tidak berharap banyak dengan Es Pala Ujang, terlepas dari puja-puji teman saya akan tempat ini. Maka dengan skeptis, saya pun mengamati Pak Ujang menuangkan racikan esnya ke gelas plastik yang dilengkapi dengan penutup dan sedotan besar – mirip dengan packaging minuman bubble. Sejujurnya, saya mengharapkan tampilan yang lebih tradisional dari ini.

Mencoba untuk tetap profesional, saya mengajukan beberapa pertanyaan soal gerai ini kepada Pak Ujang. “Ayah saya membuka usaha ini pada 1949. Sayangnya, banyak yang mencoba meniru es pala buatan kami saat itu,” katanya. Tidak lama, saya pun pamit dan meninggalkan gerai esnya. Sambil berjalan di trotoar, saya mencoba satu isapan – sebuah keputusan yang membuktikan betapa salahnya penilaian saya. Es pala buatan Pak Ujang sangat menyegarkan, dan rasanya tidak semanis yang saya duga. Saya bisa merasakan sedikit sentuhan rasa pedas dari potongan pala di dalamnya.

Secara keseluruhan, es pala ini jauh lebih enak dari sajian serupa yang sudah saya coba, yang rasanya lebih menyerupai campuran air dan gula.
Malu dan merasa bersalah, saya pun langsung kembali ke gerai Es Pala Ujang untuk menanyakan resep rahasianya. “Saya hanya menggunakan potongan pala, air, dan gula,” jelasnya. Dengan bahan-bahan yang sederhana, saya menduga pengalamannya selama puluhan tahunlah yang membuat es palanya istimewa. Merupakan minuman sempurna saat matahari sedang bersinar terik-teriknya.

Jl. Suryakencana, Gang Aut
Bogor, Jawa Barat
Buka setiap hari, pukul 08.00-20.00 WIB
Rp.6.000/US$0,40 per gelas


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *