Jakarta: Gado-Gado Boplo


“Yang membuat gado-gado ini istimewa adalah sayurannya yang direbus setengah matang, membuat teksturnya masih berserat.”

Sebenarnya, saya sudah mengetahui keberadaan Gado-Gado Boplo sejak lama—karena saya sering berkendara melewati gerainya di Panglima Polim dan Kelapa Gading. Namun, untuk benar-benar mengunjunginya dan mencoba gado-gadonya tidak pernah tebersit di kepala saya. Alasannya, saya tidak begitu suka menyantap gado-gado di sebuah restoran, apalagi dengan banyaknya penjaja pinggir jalan di setiap sudut kota yang menawarkan gado-gado yang juga lezat.

Jadi, bayangkan keterkejutan saya ketika menemukan bahwa Gado-Gado Boplo menjadi salah satu tempat yang harus saya tulis. Sadar penuh kalau akan selalu ada pengalaman pertama untuk semua hal, saya memutuskan untuk mencobanya. Setelah melakukan riset, saya menemukan bahwa restoran pertama—dan yang merupakan gerai utamanya—terletak di Jalan Barito. Setelah satu jam mengelilingi daerah tersebut, saya tidak bisa menemukannya. Apakah saya tertipu?

Tanpa mau membuang waktu lagi, saya pergi ke cabang Panglima Polim yang terdiri atas dua lantai di Jalan Panglima Polim IX. Setelah mencari tahu dari salah satu pramusaji, saya mengetahui kalau cabang utamanya terletak di Jalan Theresia, Menteng.

Akhirnya, saya menemukan gerai utamanya di daerah Menteng, dengan dilingkupi rasa frustrasi dan sangat butuh mengisi perut yang keroncongan. Gado-gado di sini terkenal akan saus kacangnya yang menggiurkan, yang terbuat dari kacang mete, bukan kacang tanah biasa—tampaknya ini salah satu andalannya. Rasa penasaran saya terusik, saya tidak berpikir dua kali dan bergegas memesan satu porsi gado-gado. Hidangan ini terdiri atas kentang, kacang panjang, kol, selada, ketimun, tahu, dan saus kacang mete. Yang istimewa dari resep gado-gado yang sudah teruji puluhan tahun ini adalah sayurannya yang direbus setengah matang, membuat teksturnya masih berserat, dan tentunya penggunaan kacang mete. Ada rasa asin yang kental berasal dari saus kacang metenya, yang membedakan dengan saus kacang biasa yang bercita rasa manis, yang menjadi ekspektasi setiap orang.

Pertama kali didirikan dalam sebuah stan kecil di Kebon Sirih pada 1970, Gado-Gado Boplo telah naik pamor menjadi salah satu rantai restoran lokal yang paling sukses di Jakarta. Ini berkat dukungan para investor finansial yang berhasil membuat Gado-Gado Boplo memperluas bisnisnya dan memiliki 15 cabang di penjuru Jakarta.

Jl. Panglima Polim IX, No. 124
Jakarta Selatan
Telp: (021) 7248334
Buka setiap hari, pukul 08.00–22.00 WIB
Rp20.000/US$1,50 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *