Jakarta: Kopi Es Tak Kie


” Jangan kecewa kalau Anda tidak menemukan sajian latte yang artistik atau cappuccino yang mewah, karena di Kopi Es Tak Kie, ini murni soal rasa.

Jumlah kedai kopi di Jakarta saat ini bisa dibilang sudah terlalu banyak. Walaupun berbeda dari segi nama dan tampilan, rata-rata gerai kopi yang ada mengusung konsep yang sama. Semuanya mengklaim diri sebagai spesialis kopi dan menawarkan kualitas biji kopi terbaik, lengkap dengan penyajian yang artistik. Namun, begitu Anda melangkahkan kaki ke dalam gerainya, tidak banyak perbedaan yang Anda temukan antara satu kafe dengan yang lain. Interior yang nyaman khas suasana rumah, jaringan internet gratis, dan serangkaian hidangan pencuci mulut di daftar menu seolah menjadi elemen wajib bagi kedai-kedai kopi mainstream ini. Beberapa berusaha menambahkan elemen lain untuk menarik pengunjung, seperti menggelar acara nonton bareng, namun selebihnya tidak ada yang istimewa.

Segala “kemewahan” ini tidak akan Anda temukan di Kopi Es Tak Kie di Gang Gloria yang sudah berdiri sejak 1927, dan merupakan kedai kopi tertua di ibu kota. Ayauw, cucu dari sang pendiri, akan menyajikan langsung kopi di sini, dan memilih biji kopinya langsung dari Lampung dan Sidikalang.

Terdapat dua varian kopi yang ditawarkan – dengan atau tanpa susu – dan keduanya disajikan dingin dengan es batu di gelas transparan. Jangan kecewa kalau Anda tidak menemukan sajian latte yang artistik atau cappuccino yang mewah, karena di Kopi Es Tak Kie, ini murni soal rasa. Saking tenarnya, kedai kopi ini sudah dikunjungi sederetan nama-nama besar, termasuk Presiden Joko Widodo, yang berdasarkan foto yang terpajang di dinding sudah mampir ke sini paling tidak dua kali.

Yang membuat kedai kopi ini semakin unik adalah interiornya yang terkesan “jadul”, dengan penataan meja dan kursi sederhana, serta nuansa oriental yang kental di bagian counter – dijamin akan membawa Anda seolah-olah kembali ke Jakarta tempo dulu. Tidak ada menu pencuci mulut yang ditawarkan di sini, tapi pengunjung dapat dengan mudah memilih aneka ragam jajanan yang tersedia di sepanjang Gang Gloria, mulai dari nasi campur, soto betawi, sampai Pi Oh atau sup penyu.

Jl. Pintu Besar Selatan III,
Gang Gloria No. 4-6, Glodok, Jakarta Barat
Telp: 021 692 8296
Buka setiap hari, pukul 06.30-14.00 WIB
Rp.12.000/US$0,90 per gelas


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *