READING

Jakarta: Martabak Pecenongan 65A

Jakarta: Martabak Pecenongan 65A


“Kejengkelan yang muncul selama antre panjang langsung luntur setelah merasakan gigitan pertama. Selain isinya yang menggiurkan, teksturnya yang lembut juga meneduhkan hati yang sedang kesal.”

Di antara tren kuliner yang menyerang negara ini pada 2014, hanya satu yang berhasil bertahan dan tetap diperhitungkan beberapa tahun kemudian: martabak modern. Ya, hidangan pencuci mulut yang tak lekang waktu ini, yang menjadi favorit banyak keluarga di Indonesia, tiba-tiba menjadi populer setelah martabak Toblerone diperkenalkan. Penggagas kehebohan ini adalah Martabak Pecenongan 65A, gerai martabak sederhana yang sudah terkenal sebelum ide menambahkan Nutella ke dalam isian martabak muncul.

Didirikan pada 1970 dengan nama Martabak Pecenongan, gerai ini mengadopsi 65A sebagai pembeda lantaran ketenarannya membuat penjaja martabak lain menggunakan nama yang sama. Walaupun telah masuk daftar makanan yang wajib dicoba sejak lama, saya baru bisa mengunjungi tempat ini baru-baru ini. Terletak di depan Hotel Red Top di Jalan Pecenongan—ada dua gerai di Jakarta—tempat ini penuh sesak oleh pengunjung saat saya sampai. Beberapa orang mengantre untuk memesan, sisanya duduk di bagian luar sembari menunggu nomornya dipanggil. Satu hal yang perlu digarisbawahi: gerai ini baru saja buka 30 menit sebelum saya datang dan saya sudah mendapatkan nomor 48. Sepertinya para staf menerima pesanan sebelum gerai tersebut buka dan mulai memasak pada jam 6 sore, seperti yang diinfokan salah satu karyawan.

Varian rasa yang ditawarkan di sini meliputi Toblerone, Nutella, Oreo, Skippy, dan Ovomaltine—bersamaan dengan menu reguler, seperti cokelat, keju, dan kacang. Saya memesan martabak Toblerone dan martabak Ovomaltine. Saya harus menunggu sekitar 45 menit sebelum nomor saya dipanggil. Kejengkelan yang muncul selama antre panjang langsung luntur setelah merasakan gigitan pertama. Selain isinya yang menggiurkan, teksturnya yang lembut juga meneduhkan hati yang sedang kesal. Dengan tekstur yang agak basah dan kenyal, martabak ini layak mendapatkan pengorbanan jarak, harga, dan penantian selama mengantre.

Jabodetabek-classic-martabak pecenongan65A
Jl. Pecenongan Raya No. 65A
Jakarta Pusat
Telp: 021 350 4081
Buka setiap hari, pukul 17.30–24.00 WIB
Rp80.000/US$5,80 per porsi


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *