Jakarta: Shantung Kitchen


“Jujur, Shantung Kitchen telah merusak penilaian saya akan penganan Cina di ibu kota – dalam arti yang positif.

Terletak di sebelah utara Jakarta, Kelapa Gading merupakan salah satu surga kuliner di ibu kota. Kawasan residensialnya yang mayoritas dihuni oleh keturunan Cina, pertama kali dikembangkan pada sekitar 1980an, dan membuat area ini dipadati oleh sejumlah restoran yang menawarkan hidangan oriental sebagai menu andalan. Meski demikian, menemukan rumah makan yang memenuhi kriteria kami akan kategori Heritage merupakan cerita lain. Sejauh ini, kami baru menemukan satu restoran yang sesuai untuk kategori ini, karena yang lain kebanyakan baru mulai beroperasi setelah 1995.

Shantung Kitchen pertama kali dibuka pada awal 1980-an. Beroperasi setiap hari mulai pukul lima sore sampai pukul sembilan malam, restoran yang tidak memiliki cabang ini dijalankan oleh para anggota keluarga. Berlokasi di belakang Bank BCA di jalan utama, merupakan sebuah ritual rutin bagi saya dan suami untuk makan di restoran ini setiap Minggu malam. Perlu saya sampaikan bahwa Anda tidak akan menemukan pelayanan ala restoran bintang lima di sini, mengingat kondisi restoran yang hampir selalu dipadati pengunjung. Sejujurnya, aspek pelayanan bukanlah poin yang membuat saya selalu kembali ke rumah makan ini. Hidangan Kuotie, Swikiau, dan Sekba buatannya yang lezatlah yang membuat kami ketagihan.

Saya dan suami biasa mengawali ritual makan malam kami dengan segelas jus jeruk dan es mangga yang segar. Ritual ini kemudian akan dilanjutkan dengan memesan sekitar 20 Kuotie (pangsit Cina) dan Swikiau, serta Sekba (jeroan babi yang dimasak dengan kuah kecap). Sembari menunggu, kami biasanya sibuk meracik bumbu pelengkap, termasuk diantaranya sambal, cacahan bawang, kecap, minyak wijen, dan cuka hitam.

Ketika pesanan datang, kami pun akan menyantap hidangan ini dengan lahap. Saya berusaha untuk tidak berlebihan memuji restoran ini, tapi rasa Kuotie dan Swikiau di Shantung Kitchen sampai saat ini tidak ada yang bisa mengalahkan. Masing-masing hidangan memiliki komposisi seimbang antara daging cincang dan daun bawang. Sementara kulit pangsitnya memiliki tekstur yang pas: tidak terlalu tipis, tapi juga tidak terlalu kenyal.

Jujur, Shantung Kitchen telah merusak penilaian saya akan penganan Cina di ibu kota – dalam arti yang positif. Kini, saya enggan berkunjung ke restoran oriental lain, karena rumah makan ini telah membangun standar yang tinggi akan kriteria makanan Cina yang enak, khususnya untuk Kuotie dan Swikiau.

jabodetabek-heritage-shantung kitchen jabodetabek-heritage-shantung kitchen
Jl. Summagung III
Blok N 2, No.8, Kelapa Gading
Jakarta Utara
T: 021 452 3940
Buka setiap hari, pukul 17.00-21.00 WIB
Rp.60.000/US$4,60 per porsi


Astrid Maharani Prajogo is the founder and managing director of Good Indonesian Food. She sees the importance of understanding food history, as it determines culture and choices of the people. A passionate foodie, Astrid will be like a bear with a sore head when hungry or eating an unpalatable meal.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *