Jakarta: Mie Ayam Senjaya


Saya selalu berpendapat bahwa Tebet adalah surga makanan yang kerap dipandang sebelah mata karena berbagai alasan. Saya berasumsi bahwa salah satu alasannya adalah kemacetan lalu lintas yang menghiasi daerah tersebut setiap hari.

Di Tebet, ada satu rumah makan bernama Mie Ayam Senjaya yang sering saya datangi sejak kanak-kanak. Namun, baru sekarang saya mendapat kesempatan untuk berbincang langsung dengan pemiliknya – seorang bapak tua yang selalu menyiapkan mi ayam sendiri, bahkan saat sedang banyak pengunjung pada jam makan malam.

  mie sanjaya

“Saya memulai bisnis ini pada 1981 dan lokasinya tak pernah pindah sekali pun,” katanya. “Ini adalah satu-satunya toko yang saya miliki karena saya merasa sudah terlalu tua untuk mengelola lebih dari itu.”

Makanan andalannya terdiri atas mi buatan sendiri yang bertekstur padat dan lembut dengan potongan ayam goreng yang gurih. Simpel, tapi kaya rasa. Jumlah potongan ayamnya yang banyak menjadi salah satu alasan saya sangat menyukai tempat ini dan mi ayamnya. Meski demikian, waspadalah, mereka cenderung memasukkan terlalu banyak minyak ke dalam racikannya. Saya pun sudah sering mengingatkan mereka akan hal ini sebelum makanan disiapkan.

Selain mi ayam, ada sejumlah pilihan makanan lain dalam menunya, termasuk di antaranya bihun, kwetiau, nasi goreng, beragam hidangan ayam, dan juga hidangan laut. Tak ketinggalan, pisang cokelatnya yang sangat nikmat serta sejumlah penganan tradisional lainnya. Namun, penganan ini baru disajikan setelah jam empat sore.

Jl. Tebet Timur Dalam II, No. 51B,
Jakarta
T: (021) 8379 2366/9440 6952
Buka setiap hari, pukul 10.00-22.00 WIB (tutup pada Selasa)
Rp30.000/US$2,30 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *