Jakarta: Nasi Goreng Kebuli Apjay

Suara wajan beradu dengan sodet tidak berhenti sejak warung nasi goreng yang terletak di depan Alfamidi Panglima Polim itu dibuka pada jam lima sore. Orang-orang datang silih berganti memesan berbagai menu yang disajikan. Hujan rintik-rintik tidak menyurutkan antrean pengunjung yang memesan makanan untuk dibawa pulang.

Tempat makan itu bernama Nasi Goreng Apjay. Apjay merupakan singkatan Apotik Jaya – lokasi mereka berjualan. Menurut salah satu juru masak yang bertugas, kedai nasi goreng ini sudah berdiri sejak 2005. Itu berarti, kedai yang selalu ramai pengunjung ini sudah berjualan selama 11 tahun. Nama yang tercantum dalam daftar menunya adalah Bakmi Jogja Pak Ivan, tapi nama itu seakan terlupakan karena orang lebih mengingat nama lokasinya, ketimbang nama sang pemilik. Jadilah Bakmi Jogja & Nasi Goreng Kebuli Apjay yang selalu disebut orang. Selain di daerah Panglima Polim, kedai yang semalamnya bisa menjual lebih dari 200 porsi ini juga membuka cabang di Cipete.

Pilihan menunya cukup beragam. Ada nasi goreng bumbu kebuli kambing dan ayam, bakmi godog, nasi goreng biasa, bakmi rebus, hingga sayap dan ati-ampela. Selain aneka bakmi dan nasi goreng, Anda juga bisa memesan martabak manis atau telor yang gerobaknya tepat di sampingnya. Siap-siap menunggu karena antrean pembeli yang tidak ada habisnya. Namun, karena nasi gorengnya dimasak dalam jumlah yang cukup banyak, Anda tidak perlu menanti terlalu lama.

Nasi Goreng Kebuli Apjay

Tentu saja yang saya coba adalah nasi goreng kebuli daging kambing ditambah telur dadar. Sepiring nasi dengan kepulan asap terhidang kira-kira 20 menit setelah saya memesan. Dari baunya, terasa aroma kebuli yang cukup pekat. Porsinya pun dijamin tidak mengecewakan Anda yang sedang lapar berat. Nasi gorengnya sendiri cukup berminyak dan memang seperti aromanya, rasa kebulinya pun terasa tajam di lidah. Dengan bumbu kebuli yang cukup melimpah ini, rasanya tidak perlu ada lagi penyedap rasa lainnya. Daging kambingnya pun berupa potongan kecil-kecil, bukan suwiran yang hanya ditabur di atasnya.

Dengan rasa yang cukup pekat di lidah, bisa jadi Anda butuh waktu lama untuk kembali lagi ke kedai ini dibanding kedai nasi goreng lain. Akan tetapi, mencoba nasi goreng dengan rasa yang berbeda tentu akan jadi pengalaman kuliner tersendiri bagi lidah Anda.

Jalan Panglima Polim IX, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
T: 0812 835 9996
Buka setiap hari, pukul 17.00-02.00 WIB
Rp35.000/$2,60 per orang


RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *