READING

Lombok: Warung Soto Yugisah

Lombok: Warung Soto Yugisah


“Penampakan dan pelengkap yang ada di dalamnya mungkin mirip dengan soto yang biasanya ada di Jakarta. Namun, kuahnya yang kental memberikan tekstur yang lembut dan memperkaya rasanya.

Kalau Anda pernah pergi ke Lombok pada 2011—sebelum Bandara Selaparang ditutup untuk umum, mungkin Anda tak asing lagi dengan tempat makan bernama Warung Soto Yugisah yang terletak di seberang gerbang utama bandara ini. Warung ini sudah ada sejak 1960-an dan menyajikan soto ayam terenak di Lombok. Penemunya, Yuk Gisah, berasal dari Jawa Timur. Setelah dia meninggal, keluarganyalah yang meneruskan bisnis ini, dipimpin oleh anaknya, Suhariadi.

Tertarik dengan supnya yang terkenal, saya menyempatkan diri untuk mampir ke tempat ini saat sedang berada di Lombok. Untungnya, saya hanya memerlukan waktu lima menit dari hotel untuk menuju tempat ini. Saya terkesan dengan ukuran tempat ini—sangat besar. Area makan yang kuno yang berada di bagian depan, terlihat sangat terawat dan masih digunakan. Sementara itu, area tambahan yang luas bisa ditemukan di bagian kanan bangunan. Ada juga beberapa gazebo berukuran besar di bagian belakang. Saya memilih duduk di tempat makan kuno yang tidak terlalu penuh. Sebelumnya, saya sudah memesan semangkuk soto ayam dari konter.

Kemudian, datanglah yang ditunggu. Disajikan dengan tempe goreng sebagai pelengkap—pendamping saya yang orang Lombok bilang kalau tempe sangat populer di tempat ini, soto ini terdiri atas kaldu ayam yang lezat, dengan potongan daging ayam, tauge, kol, dan telur rebus. Penampakan dan pelengkap yang ada di dalamnya mungkin mirip dengan soto yang biasanya ada di Jakarta. Namun, kuahnya yang kental memberikan tekstur yang lembut dan memperkaya rasanya. Untuk membuatnya semakin segar dan nikmat, saya memasukkan sepotong jeruk limau dan sesendok sambal pedas. Terbukti, makanan ini adalah pilihan kuliner terbaik yang pernah saya cicipi.

Jl. Adi Sucipto No. 10
Selaparang, Mataram, Lombok
Telp: 0370 647 629/0878 6421 3331
Buka setiap hari, pukul 07.00 – 22.00 WITA
Rp.25,000/US$1.80 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *