Malang: Sate Kambing H. Paino Bunul


“Inilah hidangan sate kambing yang bisa saya nikmati—dagingnya yang empuk dan tak bau mematahkan pandangan negatif yang sebelumnya saya miliki tentang hidangan ini.

Sekadar informasi, daging kambing tak pernah jadi favorit saya. Aromanya yang tidak sedap dan tekstur dagingnya yang keras membuat saya kehilangan nafsu makan seketika. Jadi, ketika sopir sekaligus pemandu wisata saya merekomendasikan Sate Kambing H. Paino Bunul, yang didirikan pada 1973, ada hasrat dalam diri saya untuk memarahi dirinya. Namun, sebagai seorang profesional, saya menahan dorongan untuk mengeluarkan emosi dan membiarkannya mengantar saya ke Pasar Bunul, tempat restoran itu berada.

Mendekati destinasi, kekhawatiran saya memudar setelah melihat tempatnya yang bersih dan terawat, meski letaknya di depan pasar tradisional, yang menjadi asal-muasal namanya.

Saya duduk dengan nyaman di salah satu meja kosong di dalam, saya ambil menunya, dan mulai melihat isinya. Hidangan yang ditawarkan antara lain sate ayam dan gulai kambing. Untuk amannya saja, saya memesan sate ayam dan sate kambing andalannya. Dalam waktu sekitar 15 menit, dua hidangan itu sudah tersaji di meja saya. Insting pertama saya adalah untuk mendorong sate kambing itu ke samping dan melahap sate ayamnya. Rasanya sangat memuaskan dan hidangan ini disajikan sesuai selera saya, yakni dengan daging ayam yang terkaramelisasi dan sedikit gosong, yang memberikan rasa manis yang renyah. Tekstur saus kacangnya lembut dan menonjolkan rasa yang seimbang antara manis dan gurih.

Walaupun enggan, saya memaksa diri untuk mencoba satu tusuk sate kambingnya. Inilah hidangan sate kambing yang bisa saya nikmati—dagingnya yang empuk dan tak bau mematahkan pandangan negatif yang sebelumnya saya miliki tentang hidangan ini. Akhirnya, saya menghabiskan satu piring itu dengan cepat. Sate Kambing H. Paino Bunul berhasil membuat saya berpikir ulang soal pendapat saya terhadap daging kambing. Semoga hidangan daging kambing yang saya coba berikutnya juga sama enaknya.

malang-classic-sate bunul h paino2

Jl. Hamid Rusdi Timur IV/315
Malang, Jawa Timur
Telp: 0341 332 934
Buka setiap hari, pukul 10.00-22.00 WIB
Rp.30.000/US$2.30


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *