READING

Medan: Bihun Bebek Kalimantan Mas

Medan: Bihun Bebek Kalimantan Mas


Jujur saja, sekeras apapun usaha mereka, sepertinya tidak ada penjual bihun bebek lain yang dapat mengalahkan popularitas Bihun Bebek Asie (Kumango). Namun, kelihatannya Bihun Bebek Kalimantan Mas dapat menjadi pesaing – terutama karena bihun bebek herbal yang mereka buat jauh lebih murah dari Bihun Bebek Asie dan sama lezatnya.

Saya memulai petualangan di kedai Bihun Bebek Kalimantan Mas dengan memakan sepotong lemper. Aroma pandan yang menguap dan abon ayamnya yang gurih, membuat saya gelap mata dan menghabiskan seluruh potongan lemper dalam sekejap. Keputusan yang sedikit saya sesali karena membuat saya sudah merasa kenyang sebelum dapat mencicipi bihun bebek herbalnya.

Tak lama kemudian, sebuah mangkuk besar berisi kuah herbal, bihun, irisan daging bebek, dan daun ketumbar pun diantarkan ke meja saya. Meski sedikit kenyang, saya tetap berusaha mencoba bihun bebek herbal di depan saya. Setelah menambahkan sambal, saya mengambil sumpit dan mengaduk bihun bebek tersebut. Seketika, wangi daun ketumbar yang tercium saat itu mengembalikan selera makan saya. Saya langsung mencoba bihunnya yang dimasak dengan sempurna, tekstur yang halus namun tidak mudah hancur memukau saya dengan seketika. Dengan sendok, saya mengambil kuah herbal yang disediakan. Rasa manis dengan aroma jahe menggelitik lidah saya. Ditambah dengan daging bebeknya yang empuk, saya semakin yakin bahwa Bihun Bebek Kalimantan Mas memang akan menjadi pesaing Bihun Bebek Asie (Kumango).

Sebelum saya datang, seseorang mengatakan pada saya bahwa proses memasak bihun bebek herbal lebih mudah dibandingkan bihun bebek biasa. Meskipun tingkat kesulitan persiapan dan karateristik yang dimiliki berbeda, kedua bihun bebek ini bisa dibilang seri dalam hal rasa.

Jl. Kalimantan No. 5E/43
Pandan Hulu, Medan,
Sumatra Utara
Telepon: 061 457 4385
Buka setiap hari, pukul 06.00-17.30 WIB
Rp35.000,00/US$2.60 per porsi


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *