Medan: RM Bintang


RM Bintang bukan restoran bisa. Rumah makan Peranakan ini pertama kali dibuka pada 1970-an dan saat ini sudah memiliki dua toko yang beroperasi di Medan.
Saya mengunjungi tokonya yang terletak di Jalan Taruma dan sekilas, saya cukup terkesima melihat interiornya yang rapi dan bersih. Setelah duduk, saya memesan tim ikan bawal khasnya.

Sambil menunggu, saya melihat-lihat area tokonya dan menemukan bahwa RM Bintang juga menyajikan nasi campur buatannya sendiri—mirip dengan versi Padang, tetapi dengan sentuhan kuliner Tionghoa. Rasa penasaran mulai memenuhi saya. Namun, sebelum saya melakukan kesalahan dengan melahap lebih banyak dari kemampuan perut saya, seorang pramusaji datang dengan tim ikan bawal saya. Saya langsung bisa mencium aromanya yang nikmat, yang membuat saya lupa dengan nasi campurnya.

Disajikan di atas piring kaca berwarna cokelat yang mengingatkan saya akan peralatan makan milik nenek saya, saya langsung tahu bahwa kunjungan ini akan membawa kembali banyak memori. Ikan segarnya terasa manis, yang bercampur baik dengan tauconya yang asin—persis seperti cara nenek saya membuatnya. Tekstur tauconya agak lebih ringan dibandingkan dengan yang pernah saya coba sebelumnya.

Saat membayar, saya diberi tahu bahwa RM Bintang meracik tauconya sendiri dengan resep pendirinya, begitu pula dengan masakan-masakan lainnya di sana.

Jl. Taruma No. 15 B,
Medan, Sumatra Utara
T: (061) 451 7712/452 1828
Senin dari jam 12.00-16.00, Selasa-Minggu dari jam 12.00-21.00
Rp100.000/US$7,50 per porsi


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.