Medan: RM On Do Batak Grill


Saya cukup yakin bahwa RM On Do Batak Grill adalah satu-satunya restoran di Indonesia yang berupaya menambahkan sentuhan Korea ke dalam masakan Batak. Tentu saja awalnya saya ragu karena kedua masakan tersebut datang dari dua dunia yang sama sekali berbeda. Menurut kabar yang beredar, tempat makan ini dimiliki oleh seorang laki-laki keturunan Batak dan istrinya yang berdarah Korea. Keduanya membangun tempat ini sejak 11 tahun yang lalu.

Menunya terdiri atas masakan-masakan autentik Batak, seperti babi goreng, ikan tinombur, dan daun ubi tumbuk, serta masakan-masakan Korea, seperti kalbi (iga babi panggang). Saya mencicipi semuanya, kecuali daun singkongnya.

Masakan Bataknya dijejali banyak bumbu—layaknya makanan-makanan lokal di sini. Disajikan dengan sambal andaliman (cabai Szechuan), babi gorengnya memiliki tekstur yang renyah di luar dan empuk di dalam. Sambalnya meninggalkan rasa yang menggantung di ujung lidah, yang membuat daging babinya terasa makin gurih. Disajikan segar dengan sambal andaliman, ikan tinomburnya juga meninggalkan rasa yang sama berkat sambalnya.

Saya mendapat pengalaman yang indah di RM On Do Batak Grill. Saat saya menyudahi sesi makan saya, seorang pramusaji datang dan menyuguhkan segelas soojong gwa—minuman jahe dingin yang membantu meredakan rasa panas di lidah saya. Ternyata, campuran antara masakan Batak dan Korea sungguh nikmat.

Jl. Pabrik Tenun No. 45,
Medan, Sumatra Utara
T: (061) 451 608
Buka setiap hari dari jam 11.00-16.00 WIB
Rp80.000/US$6,10


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *