Medan: Warung Cabe Ijo


Sebuah warung kecil dan sederhana berdiri di pinggir Jalan Kejaksaan, Medan. Meskipun ukurannya mini, warung ini selalu dipenuhi pelanggan saat makan siang tiba. Tanpa papan nama untuk menunjukkan keberadaannya, wajar jika hanya penduduk lokal, pemburu kuliner, ataupun mereka yang telah melakukan riset yang mampu menemukan rumah makan bernama Warung Cabe Ijo ini – namanya berasal dari hidangan andalannya: Cabe Ijo.

Bagi Anda yang tidak tahu, Warung Cabe Ijo aslinya bernama Telago Minang Duo, dan telah beroperasi lebih dari 30 tahun. Pendirinya, Bapak Haji Samsir, merupakan keturunan Padang asli. Oleh karenanya, restoran ini berfokus kepada ragam hidangan dari ibu kota Sumatra Barat.

warung cabe ijowarung cabe ijo

Namun, jangan berharap menemukan rendang atau ayam gulai di sini. Warung Cabe Ijo hanya menawarkan sajian ikan goreng, atau lebih tepatnya ikan lele dan ikan bawal yang disajikan dengan cabe ijo dan sayuran.
Tidak ada yang istimewa mengenai presentasi hidangan di sini. Tapi, soal rasa, warung ini tidak main-main. Sambalnya yang luar biasa pedas akan membuat para pencinta pedas ketagihan, sedangkan daging ikannya yang lembut semakin komplet dengan tekstur luarnya yang garing. Gulai kacang panjang dan daun pepaya rebus juga menjadi pelengkap yang sempurna untuk mengurangi rasa pedas dari sambal.

Yang saya pelajari dari pengalaman saya bersantap di Warung Cabe Ijo adalah ketika Anda begitu menikmati sambal yang luar biasa enak, Anda tidak akan peduli dengan cuaca panas terik di luar.

Jl. Kejaksaan Ujung No. 7
Medan, Sumatra Utara
Buka Senin-Sabtu, pukul 10.00-21.00
Rp.30.000/US$2,30 per porsi


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *