READING

Nasi Goreng Kebuli Apjay VS Nasi Goreng Warna-Warn...

Nasi Goreng Kebuli Apjay VS Nasi Goreng Warna-Warni Thole


Nasi goreng jelas merupakan salah satu kuliner populer Indonesia, bersanding dengan bakso, mi ayam, dan sate yang mudah ditemui di pinggir jalan. Kali ini, kami membandingkan dua penjual nasi goreng yang kebetulan letak keduanya tidak terlalu berjauhan karena sama-sama berlokasi di Jalan Panglima Polim, yaitu Nasi Goreng Kebuli Apjay dan Nasi Goreng Warna-Warni Thole. Mana yang menjadi pilihan kami?

NASI GORENG WARNA-WARNI THOLE

KELEBIHAN

Penjualnya yang ramah membuat saya yang baru datang pertama kali merasa seperti sudah menjadi pelanggan tetap sejak lama. Sejak pindah lokasi, warung ini tidak seramai dulu yang kabarnya untuk seporsi nasi goreng warna-warni, kita bisa antre selama satu jam. Namun, hal ini justru malah jadi berkah tersendiri bagi pembeli yang datang karena tidak perlu menunggu terlalu lama. Nasi gorengnya gurih dan tidak terlalu berminyak. Tidak hanya sedap dipandang, tetapi juga sedap di lidah.

KEKURANGAN

Bagi sebagian orang, porsinya terbilang sedikit – jika dibandingkan dengan harganya. Namun, bagi saya, porsinya justru pas. Tidak terlalu berlebihan hingga membuat sakit perut karena kekenyangan, tetapi juga tidak terlalu sedikit hingga membuat saya masih kelaparan. Tidak adanya terpal sebagai atap warung bisa jadi tantangan saat musim penghujan seperti sekarang ini. Layaknya tukang nasi goreng gerobakan biasa, menu yang ditawarkan tidak terlalu banyak.

Jl. Panglima Polim Raya Blok C No.5, Jakarta Selatan
T: 0813 1017 8915
Buka setiap hari, pukul 18.00-01.00 WIB
Baca selengkapnya

NASI GORENG KEBULI APJAY

KELEBIHAN

Banyaknya pembeli yang sudah memadati tenda ini sejak dibuka pukul 17.00 menandakan bahwa nasi goreng yang ditawarkan di tempat ini cukup populer. Menu yang tersedia cukup beragam. Selain nasi goreng, ada bakmi goreng, bakmi godog, hingga martabak. Nasi goreng yang ditawarkan di sini dimasak dengan campuran banyak rempah-rempah, memberikan pengalaman rasa baru dalam sesi menyantap nasi goreng. Sebagai penggenap kenikmatannya, nasi goreng ini disajikan dengan potongan daging ayam atau kambing dalam ukuran yang cukup besar.

KEKURANGAN

Rasanya agak terlalu pekat di lidah dengan rasa yang cukup gurih. Tipe nasi goreng yang tidak bisa dimakan setiap hari. Oleh karena warungnya cukup ramai, Anda harus bersabar menunggu karena dibutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk membuatkan nasi goreng kebuli ayam yang Anda inginkan. Karena sibuk memasak, mustahil bisa berbincang santai dengan para penjual untuk mengorek rahasia nasi goreng mereka.

Jalan Panglima Polim IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
T: 0812 835 9996
Buka setiap hari, 17.00-02.00 WIB
Baca selengkapnya

KESIMPULAN

Nasi goreng warna-warni Thole dengan segala keunikan dan kesederhanaannya, ditambah Pak Thole yang langsung melayani dan ramah terhadap pembeli, menjadi pemenang sesi Food Wars kali ini. Makan nasi goreng warna-warni di bawah langit terbuka (asal tidak hujan) merupakan pengalaman kuliner yang seru dan mengasyikkan bagi saya.

Anda juga dapat membaca artikel ini di The Jakarta Post: The fried rice battle royal in South Jakarta


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *