Padang: Warung Kopi NanYo


Dengan nilai historis dan penyertaannya dalam daftar tempat yang wajib dikunjungi dari Dinas Pariwisata Sumatra Barat, Warung Kopi NanYo merupakan satu-satunya kedai kopi yang harus Anda sambangi di Padang.

Cucu pendirinya, Victor, menjelaskan kepada saya bahwa kedai ini merupakan yang tertua di seluruh penjuru kota. “Kakek saya mendirikannya pada 1932, dan kami hanya perlu melakukan sedikit perubahan untuk menjaga bangunan dan interiornya,” katanya.

Di samping kudapan yang tersedia di konter, sejumlah makanan berat juga disajikan di sini, termasuk di antaranya mi ayam dan kwetiaw goreng. Tempat ini biasanya agak ramai di pagi hari, bahkan saya masih menemui kerumunan pengunjung saat menyambanginya pada jam dua siang.

warung kopi nanyokopi nanyo

Karena udara panas yang menyengat di luar, saya memilih untuk memesan segelas es kopi susu yang menyegarkan. Butuh kurang dari lima menit untuk menyiapkannya, dan saat disajikan, saya langsung bisa mencium kenikmatan aroma Sidakalang—biji kopi ternama dari Sumatra Barat. Sekali seruput, rasa pahit-manis dari biji kopi dan susu kental manis yang nikmat langsung membanjiri lidah saya.

Lalu, Victor membujuk saya untuk mencoba teh talua, minuman tradisional yang dibuat dari teh susu dan telur mentah. Awalnya, saya ragu untuk mencoba. Namun, karena saya sudah sampai Padang, saya kubur keraguan tersebut. Saya terkejut, tidak ada sedikit pun rasa amis dari telur mentahnya, yang saya asumsikan berkat beberapa tetes jeruk nipis yang dicampur ke dalam racikannya. Minuman ini juga lebih kental dibandingkan teh susu biasa.

Sekadar informasi, Warung Kopi NanYo juga memiliki cabang di Jalan Pondok, yang dikenal dengan nama Warung Kopi NanYo Baru. Menurut kabar yang beredar, mereka menyajikan es kopi dan mi goreng yang lebih nikmat.

Jl. Niaga No. 205,
Padang, Sumatra Barat
Buka setiap hari dari pukul 06.00-16.00 WIB
Rp23.000/US$1,70 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *