Palembang: Es Mamat


Ada tempat spesial di hati saya untuk warung pinggiran yang sudah bertahan selama puluhan tahun. Es Mamat pun jadi contoh yang sempurna. Butuh lebih dari kata-kata untuk mendeskripsikan prestasi warung sederhana ini.

Hanya menawarkan es kacang merah di pinggir jalan sejak 1984, Es Mamat tumbuh menjadi penjaja es kacang merah paling dicari di Palembang. Lebih hebatnya lagi, warung ini mampu membuka total empat cabang yang tersebar di kota tersebut.

Berkunjung untuk pertama kalinya, mencari lokasi Es Mamat cukup menantang. Gerobak dorong kayunya ditambatkan di antara deretan warung di dalam area perumahan, yang membuatnya sulit terlihat dari jauh.

es mamat es mamat

Saya pun harus berkeliling dulu sampai akhirnya menemukan penjaja hidangan menyegarkan ini. Tidak ada lahan parkir khusus bagi pengunjung. Saya harus turun di Lapangan Hatta, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari warungnya, dan berjalan beberapa meter.

Hanya ada dua pilihan hidangan yang tersedia di warung tersebut, es kacang merah orisinal dan varian campurnya yang diberi tambahan cincau. Pelayanannya cukup cepat; pesanan es kacang merah saya disajikan dalam sekejap mata.

Kombinasi santan, gula aren, dan susu kental manisnya benar-benar magis, menawarkan percampuran tekstur creamy dan rasa manis ke dalam minuman tersebut. Tekstur kenyal cincaunya menyempurnakan kacang merahnya yang empuk dan kaya rasa. Inilah minuman penyegar yang dapat menghilangkan dahaga Anda dengan seketika.

Jl. Kebun Manggis (dekat Lapangan Hatta),
Palembang
Buka setiap hari, pukul 08.00-17.00 WIB
Rp12.000/US$0,90 per gelas


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *