READING

Palembang: Rumah Makan Pindang Meranjat Ibu Ucha

Palembang: Rumah Makan Pindang Meranjat Ibu Ucha


Didirikan pada 1990-an, Rumah Makan Pindang Meranjat Ibu Ucha merupakan penjaja pindang (sup ikan) populer di Palembang. Karena reputasinya, hampir setiap hari tempat ini dipenuhi pengunjung – kecuali saat libur setiap hari Jumat.

Jam baru menunjukkan pukul 11 siang saat saya sampai di sana, dan saya pun menyaksikan sendiri betapa sibuknya tempat makan ini. Walaupun terlihat tenang dan damai dari luar, di dalam kondisinya hampir penuh sesak. Kebanyakan mejanya sudah dipesan, tetapi saya cukup beruntung bisa mendapatkan meja kosong yang tersisa.

Setelah duduk, sopir saya mendorong saya untuk mencoba pindang ikan baung (sup ikan lele), bukan pindang ikan patinnya yang lebih banyak penggemar. “Hanya tersedia di saat-saat khusus, dan rasanya lebih enak dan tidak terlalu berminyak dibandingkan dengan ikan patinnya,” katanya. Untuk membuktikan ucapannya, saya pun menurut.

Sesaat setelah disajikan, saya langsung menyeruput sedikit supnya. Sedikit rasa pedas muncul dari kuah yang membuat saya tergiur. Daun kemangi dan irisan buah nanasnya menambahkan rasa asam-manis yang menyegarkan ke dalam keseluruhan hidangan tersebut. Dari segi rasa, saya bisa bilang mirip dengan tom yum, meski tidak seasam itu. Ikannya tidak terlalu berminyak, yang berarti keseluruhan teksturnya tidak mudah hancur.

Jl. Demang Lebar Daun No. 14,
Palembang
T: (0711) 374 201
Buka Sabtu-Kamis, pukul 09.30-16.00 WIB
Rp60.000/US$2,60 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *