READING

Semanggi, Hidangan Khas Surabaya yang Kian Sulit D...

Semanggi, Hidangan Khas Surabaya yang Kian Sulit Ditemui


Makanan tradisional Surabaya yang tersembunyi

Secara umum, four-leaf clover atau daun semanggi empat melambangkan simbol keberuntungan dan kebahagiaan. Namun, berbeda dengan Surabaya. Di sini, daun semanggi empat identik dengan nama semanggi – salah satu hidangan tradisional yang legendaris.
Tidak seperti rujak cingur – hidangan ikonik lain khas Surabaya – yang masih cukup mudah ditemukan, hampir mustahil rasanya untuk dapat menjumpai semanggi selain di luar Kota Pahlawani. Meskipun asal muasal hidangan ini masih simpang-siur, dipercaya bahwa kemunculannya bermula dari tanaman semanggi empat yang tumbuh hingga berhektar-hektar di Surabaya, dan akhirnya terciptalah hidangan semanggi dari masyarakat setempat.
Terdiri dari rebusan daun semanggi empat, toge, dan bayam, semanggi memiliki tampilan yang mirip dengan pecel. Namun, tambahan daun semanggi dalam hidangan ini memberikan aroma khas yang tidak dapat digantikan oleh sayuran lain. Sausnya yang lezat terbuat dari campuran bawang putih, bawang bombai, singkong, petis, dan kacang. Dibandingkan pecel, saus semanggi memiliki rasa yang lebih kompleks – manis, namun terdapat sentuhan khas Jawa Timur dari petisnya, dan teksturnya lebih padat.
Cukup sulit menemukan penjaja semanggi saat ini, tapi Anda dapat mencoba peruntungan dengan mengunjungi Taman Bungkul.

semanggi


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *