READING

Semarang: Ayam Goreng & Sop Buntut Pak Supar

Semarang: Ayam Goreng & Sop Buntut Pak Supar


“Dari teksturnya yang lembut dan warnanya yang kekuningan, saya bisa katakan kalau ayamnya direbus dengan rempah-rempah terlebih dahulu sebelum digoreng dengan minyak panas.

Perjalanan kuliner saya di Semarang membawa saya keluar-masuk sederetan rumah makan dan mencoba beragam jenis makanan yang tak terhitung banyaknya. Wajar saja kalau kini celana jeans favorit saya pun sudah tak muat lagi. Masalahnya, kota ini menawarkan berbagai sajian kuliner lezat yang tak sanggup saya tolak. Ayam Goreng & Sop Buntut Pak Supar merupakan salah satunya.

Berfokus kepada hidangan ayam goreng dan sop buntut, restoran ini telah beroperasi sejak 1974. Namun, sebelum membuka gerai permanen, Pak Supar mengawali bisnisnya hanya dari sebuah gerobak kayu. Setelah beberapa tahun, dia akhirnya berhasil membuka warung kecil untuk menjajakan ayam gorengnya yang legendaris. Ketika itu pulalah dia mulai menambahkan hidangan sop buntut ke dalam menunya. Puluhan tahun berlalu, kini Pak Supar tercatat sudah memiliki dua outlet di Semarang yang dijalankan oleh putranya.

Ketika di Semarang, saya mengunjungi lokasi gerai utamanya di Jalan Moch. Suyudi yang berjarak tempuh hanya sekitar lima menit menggunakan mobil dari tempat saya menginap. Meskipun waktu telah menunjukkan pukul dua siang, rumah makan ini masih terlihat ramai dipadati pengunjung. Saya segera memesan ayam goreng dan sop buntut. Begitu pesanan tiba, saya cukup terkejut melihat empat potong ayam yang disajikan di atas piring. Mengingat saya hanya memesan satu, saya pun memanggil pelayan untuk memastikan pesanan saya tidak salah. Rupanya, dia menjelaskan bahwa di sini menu ayam gorengnya disajikan seperti itu, dan pelanggan hanya akan dikenai biaya sesuai dengan jumlah ayam yang mereka makan saja.

Beruntung, ayam gorengnya sangat empuk. Dan dari teksturnya yang lembut dan warnanya yang kekuningan, saya bisa katakan kalau ayamnya direbus dengan rempah-rempah terlebih dahulu sebelum digoreng dengan minyak panas. Sementara itu, sop buntutnya tidak semanis yang saya bayangkan – yang merupakan poin positif. Dagingnya lembut, sedangkan kaldunya kental dan segar.

Pada akhir kunjungan, saya sukses menghabiskan dua potong ayam goreng, menyapu bersih semangkuk sop buntut, dan juga menambah beberapa lapisan lemak di pinggang.

ayam goreng pak supar
Jl. Moch. Suyudi No. 48
Semarang, Jawa Tengah
Telp: 024 355 4110
Buka setiap hari, pukul 10.00-22.30 WIB
Rp60.000/US$4,40 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.