Semarang: Soto Ayam Selan


“Setelah menambahkan sedikit garam – bersama dengan sesendok sambal dan tetesan jeruk nipis – hidangan ini langsung bertransformasi menjadi semangkuk soto lezat yang membuat saya kalap.

Selama kunjungan saya ke Semarang beberapa waktu lalu, saya berkesempatan menjadi wisatawan dan mengkesplorasi objek wisata lokal paling populer di kota ini: Lawang Sewu. Tempat ini dulunya merupakan markas perusahaan kereta api pertama di Indonesia, Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada era kolonial Belanda. Pemandangannya sangat mengagumkan dan merupakan suatu pengalaman unik sekaligus edukatif bagi saya.

Namun, bahkan itu pun tidak sanggup mengalihkan pikiran saya dari Soto Ayam Selan – sebuah rumah makan soto ayam lokal yang baru saja saya kunjungi untuk menyantap makan siang hari itu.

Berada di Jalan Depok, Soto Ayam Selan didirikan pada 1955 dan menempati salah satu kios dengan kapasitas sekitar 30 orang. Sudah pasti, saya memesan semangkuk hidangan soto andalannya ketika mampir ke sana. Meskipun para staf terlihat sangat sibuk melayani para pengunjung yang memadati gerai, hidangan saya tiba dalam waktu singkat.

Sama seperti hidangan soto ayam yang biasa kita jumpai, soto ayam di sini disajikan bersama dengan ati ampela, perkedel, dan tempe. Yang membuatnya sedikit berbeda adalah penyertaan tahu isi dan sayap ayam sebagai pelengkap. Hidangan soto ayamnya sendiri terdiri atas nasi, suwiran ayam, toge, potongan seledri, dan bawang goreng – semuanya disatukan di dalam kuah kaldu ayam yang menggugah selera.

Mulanya, perpaduan seluruh elemen tersebut masih terasa agak hambar di lidah saya, dengan hanya sedikit sensasi manis yang menggelitik. Namun, setelah menambahkan sedikit garam – bersama dengan sesendok sambal dan tetesan jeruk nipis – hidangan ini langsung bertransformasi menjadi semangkuk soto lezat yang membuat saya kalap. Saya bahkan masih terbayang-bayang akan kelezatannya ketika sudah kembali ke Jakarta dan menulis artikel ini.

Jl. Depok No. 360
Semarang, Jawa Tengah
Telp: 024 352 0842
Buka setiap hari, pukul 06.30-14.30 WIB
Rp.25.000/US$1,80 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *