Solo: Depot Es Nini Thowong


Selain berburu hidangan lokal yang autentik, saya juga memiliki misi untuk mencari minuman khas Solo ketika berada di kota ini. Petualangan saya membawa saya ke Depot es Nini Thowong, di mana saya cukup beruntung bisa mencicipi dua menu andalannya. Telah beroperasi selama sekitar 36 tahun, kedai ini menyediakan beragam pilihan minuman menyegarkan yang cocok menjadi pelepas dahaga saat matahari sedang terik-teriknya.

Berlokasi di Jalan Arifin, tepat di jantung Kota Solo, Depot Es Nini Thowong juga memiliki cabang di Jakarta, yakni di Jalan Cideng Timur. Sementara itu, di Surakarta sendiri terdapat dua outlet, yakni yang lebih dulu berdiri dan berukuran lebih kecil, dan satu lagi yang menempati bangunan dua lantai di seberang jalan. Saya memutuskan untuk mampir ke gerai yang kedua dan memesan minuman ciri khasnya, Es Nini Thowong (es serut dengan buah-buahan), mengingat hampir semua pengunjung di sini memesan minuman tersebut.

Terdiri dari pisang rebus, cendol, kacang hijau, puding cokelat, kolang-kaling, buah lici, belimbing, dan nanas, hidangan ini disajikan dalam semangkuk kuah santan dan es serut, lengkap dengan sirup dan susu cokelat. Menggunakan nanas yang sudah matang, hidangan ini menjadi sangat manis, tanpa rasa asam sama sekali.
Setelah menyapu bersih Es Nini Thowong, saya langsung mencoba hidangan andalan lain milik kedai ini: Es Gempol Pleret. Masih disajikan bersama dengan es serut dan santan, sekilas hidangan ini mirip dengan Es Nini Thowong.

Yang membedakan adalah isinya, yang mencakup belimbing, gempol, dan pleret. Gempol berbentuk bulat dan memiliki sedikit rasa asin, sementara pleret berbentuk pipih dan rasanya manis. Keduanya dibuat dari tepung beras. Secara keseluruhan, es ini memiliki gabungan cita rasa manis dan asin yang semakin sempurna dengan kuah santannya yang kental.

Jl. Arifin No. 59,
Solo, Jawa Tengah
Telp: 0271 632 611
Buka setiap hari, pukul 07.00-20.00 WIB
Harga: Rp.15.000/US$1,10 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *