READING

Surabaya: Sego Sambel Mak Yeye

Surabaya: Sego Sambel Mak Yeye


“Sego Sambel Mak Yeye mungkin tidak unggul dari segi presentasi, tapi untuk urusan rasa, tempat makan ini boleh diadu.

Pertama-tama, izinkan saya untuk meminta maaf atas foto yang kurang menarik yang kami muat bersama dengan artikel ini. Namun, sebelum Anda mengutuk kemampuan fotografi saya dan beralih ke situs lain, boleh kiranya saya menjelaskan terlebih dahulu asal muasal pengambilan foto ini.

Sego Sambel Mak Yeye merupakan salah satu vendor makanan pinggir jalan yang paling populer di Surabaya, dan hanya buka mulai pukul 10 malam di trotoar Jalan Jagir Wonokromo Wetan. Mengingat lokasi dan jam operasionalnya – ditambah dengan faktor pencahayaan dan perabotan yang kurang ideal – hampir tidak mungkin bagi saya untuk menjepret hidangan di sini dengan kualitas foto yang mumpuni. Patut disayangkan memang, apalagi mengingat kalau hasil fotonya yang sama sekali tidak mencerminkan rasa makanannya yang luar biasa enak.
Saya mengunjungi Sego Sambel Mak Yeye pada pukul 22.15. Terlihat kerumunan pelanggan yang sudah menunggu meja di jalanan, sementara teman mereka mengantri di counter makanan untuk menunggu giliran. Saya ikut mengantri selama sekitar setengah jam sembari menyaksikan para staf sibuk menyiapkan makanan sesuai pesanan masing-masing pelanggan.

Pilihan menu di sini terdiri dari sepiring ikan peh, nasi putih, tempe goreng, dan telur dadar. Dengan tambahan sambal super pedas, saya sedikit mengernyitkan dahi ketika menerima pesanan saya yang disajikan agak berantakan di atas piring – mengingatkan saya akan tampilan makanan ala penjara yang sering saya lihat dalam film.
Sego Sambel Mak Yeye mungkin tidak unggul dari segi presentasi, tapi untuk urusan rasa, tempat makan ini boleh diadu – terutama karena ikan peh dan aroma asapnya yang menggugah selera. Sebagai bonus, sambal di sini memiliki sedikit sentuhan rasa manis yang menggelitik, meskipun tetap luar biasa pedas. Walaupun udara panas dan saya bermandikan keringat, keduanya tidak menghentikan saya untuk menyapu bersih menu saya malam itu.

Jl. Jagir Wonokromo Wetan,
Surabaya, Jawa Timur
Buka setiap hari, pukul 22.00-03.00 WIB
Harga: Rp.25.000/US$1,90 per orang


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *