READING

Yogyakarta: Bakmi Jawa Mbah Mo

Yogyakarta: Bakmi Jawa Mbah Mo


Yang membedakan, hidangan ini dilengkapi sepotong ayam. Minya dimasak dengan sempurna—tidak terlalu keras, tetapi juga tidak terlalu lembek. Supnya menampilkan rasa kaldu ayam yang kental dan segera memuaskan lidah saya.

Perjalanan nekat saya menuju Bakmi Jawa Mbah Mo layak dibuatkan artikel tersendiri. Namun, sayangnya, ini bukan tulisan tentang perjalanan, jadi, mari kita abaikan. Didirikan pada 1986, tempat ini terletak di sebuah desa di Code, Bantul, Yogyakarta. Buka tiap hari jam 5 sore, tempat ini biasanya akan penuh menjelang malam. Saya sampai ke sana tepat setelah matahari terbenam. Dengan pencahayaan minim di sepanjang jalan, sang supir harus bekerja ekstra keras untuk mencapai tempat itu karena hampir tidak bisa melihat jalanan. Persawahan yang mengelilingi sebagian besar areanya membuat suasana makin mencekam. Untungnya, supir yang mengantar saya bisa dipercaya dan memastikan kalau perjalanan ini tidak akan berakhir dengan berita di koran esok hari dengan judul utama, “Editor Good Indonesian Food Ditemukan Meninggal di Semak-Semak”.

Mengesampingkan lokasinya, Bakmi Jawa Mbah Mo meninggalkan kesan di hati dan perut saya. Saya menguping percakapan para pengunjung lainnya yang mengatakan kalau biasanya harus menunggu hingga dua jam untuk mendapatkan bakminya. Jadi, ketika bakmi godog istimewa saya datang dalam waktu yang singkat, saya segera mengucap syukur. Bakmi godog istimewa sama seperti bakmi godog lainnya. Yang membedakan, hidangan ini dilengkapi sepotong ayam. Minya dimasak dengan sempurna—tidak terlalu keras, tetapi juga tidak terlalu lembek. Supnya menampilkan rasa kaldu ayam yang kental dan segera memuaskan lidah saya.

Setelah makan, saya mencoba bercakap sedikit dengan karyawan tempat ini—karena tidak mau mengganggu Mbah Mo yang terlihat sedang sibuk menonton televisi. Menurut mereka, Mbah Mo melanjutkan bisnis ini setelah suaminya meninggal. Dia tidak pernah berpikir untuk memperluas bisnisnya dan membuka cabang, yang membuktikan kalau Bakmi Jawa Mbah Mo yang Anda temukan di Jakarta adalah orang yang tidak dikenal yang telah mencatut nama Mbah Mo.

Dusun Code,
Via Jalan Parangtritis, Mading, Bantul
Yogyakarta
Telp: 0274 748 6979/0815 4855 7743
Buka setiap hari, pukul 17.00–23.00 WIB
Rp20.000/US$1,50 per porsi


Started her career as a food writer in 2012, Jessicha Valentina is the online editor of Good Indonesian Food. Jessicha has loved Sayur Asem since she was a wee kid and spends her free time trying to cook it.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *