READING

Yogyakarta: Jadah Tempe Mbah Carik

Yogyakarta: Jadah Tempe Mbah Carik


“Keseluruhan rasanya merupakan kombinasi gurih—berasal dari ketan—dan manis, yang berasal dari tempenya.

Wilayah dataran tinggi di sebelah utara Yogyakarta, Kaliurang, memang dikenal sebagai destinasi turis yang memukau. Banyak pelancong yang datang ke sini tiap tahunnya, untuk menikmati Museum merapi dan tur Merapi off the road. Di antara itu semua, ada sebuah tempat makan yang sudah berdiri lama, yang menawarkan hidangan lokal unik jadah tempe (ketan dengan tempe berbumbu), yaitu Jadah Tempe Mbah Carik.

Mbah Carik mulai menjajakan jadah tempe dengan cara meletakkannya di sebuah keranjang rotan dan menjualnya di Telaga Putri Kaliurang pada 1950. Bisnisnya sukses, membuatnya bisa mengumpulkan cukup uang untuk membuka gerai permanen di Jalan Astamulya Kaliurang, 18 tahun lalu. Sekarang, pelancong lokal akan berdatangan ke sini hanya untuk membeli satu atau dua bungkus jadah tempe. Ketika saya berada di sana, saya bertemu dengan pasangan lansia yang datang dari Semarang untuk mencicipi jadah tempe. Sungguh, dedikasi mereka sangat mengagumkan.

Pada dasarnya, jadah tempe terdiri atas ketan dan tempe berbumbu, dan disajikan dalam piring rotan. Keseluruhan rasanya merupakan kombinasi gurih—berasal dari ketan—dan manis, yang berasal dari tempenya. Jika Anda menyukai rasa pedas, Anda beruntung karena mereka juga menyediakan beberapa cabe rawit sebagai pelengkap.

Ketika saya menuju ke gerai ini. saya melihat outlet Jadah Tempe Mbah Carik di Jalan Kaliurang Km 15. Setelah bertanya kepada salah satu pegawai, tampaknya gerai yang saya lewati tersebut dijalankan oleh anak Mbah Carik. Walau ada hubungan darah, kedua gerai ini bukan berasal dari akar yang sama karena keturunan Mbah Carik memiliki resep jadah tempe sendiri.

Jl. Astamulya Kaliurang,
Yogyakarta
Telp: (0274) 4464277
Buka tiap hari, pukul 07.00–18.00 WIB
Harga: Rp8.000/US$0,60 per bungkus


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *