READING

Yogyakarta: Oseng-Oseng Mercon

Yogyakarta: Oseng-Oseng Mercon


“Sesaat setelah mengunyah suapan pertama, rasa pedasnya mulai terasa di mulut dan perut saya, seakan-akan saya baru saja menelan serangkaian petasan.

Karena tidak tahu, saya menggeneralisasikan kalau semua makanan khas Jawa—termasuk yang berasal dari Yogyakarta—memiliki rasa yang manis. Pemikiran itu masih berlanjut sampai saya mengunjungi Yogyakarta baru-baru ini. Saya harus mencicipi oseng-oseng mercon (kaki sapi goreng pedas) untuk membuktikan bahwa pemikiran saya selama ini salah. Ada juga makanan autentik dari kota ini yang bercita rasa pedas.

Ada banyak penjaja oseng-oseng mercon di sepanjang Jalan KH Ahmad Dahlan. Saya mendatangi sebuah gerai dengan tenda berwarna hijau dengan nama Lesehan Bu Narti, yang terkenal sebagai penggagas hidangan ini. Gerai ini masih tutup ketika saya sampai, jadi saya harus menunggu sampai buka, sekitar pukul 17.15. Ketika saya memesan makanan di konter, sudah ada empat orang yang mengantre di belakang saya. Sepertinya gerai ini sangat terkenal.

Menunya terdiri atas beragam pilihan makanan—mulai dari bebek, ayam, dan burung merpati, sampai burung puyuh dan ikan lele—yang bisa dipilih oleh pelanggan, dalam bentuk digoreng atau dibakar. Karena alasan utama kedatangan saya adalah untuk mencicipi oseng-oseng merconnya, saya memasang kacamata kuda dan tidak melirik ke menu lainnya. Setelah pesanan saya jadi, saya duduk di tikar, di bawah tenda.

Di samping kaki sapi yang kenyal—atau orang Indonesia menyebutnya kikil, saya juga menemukan potongan tetelan (bagian sapi yang menempel pada tulang) di dalam hidangan ini. Sesaat setelah mengunyah suapan pertama, rasa pedasnya mulai terasa di mulut dan perut saya, seakan-akan saya baru saja menelan serangkaian petasan. Saya hanya mampu menyuap dua sendok lagi sebelum akhirnya menyerah. Pedasnya terlalu berlebihan, bahkan untuk saya yang seorang pencinta makanan pedas.

Dalam perjalanan kembali ke hotel, sopir yang mengantar saya, Pak Roni, berusaha membujuk saya untuk mengunjungi gerai lainnya yang menyajikan oseng-oseng mercon yang lebih pedas dari yang baru saja saya coba. Setelah merasakan dampak makanan yang baru saja saya coba, saya menolaknya.

Jl. KH Ahmad Dahlan,
Yogyakarta
Telp: 081915554472
Buka tiap hari, pukul 17.00–24.00 WIB
Rp15.000/US$1,10 per orang


A die-hard fan of authentic Indonesian delights who loves the idea of travelling to the cradle of those enticing local treats. Yet, you might often find this young lad busy with his guitar – be it alone in his room or, sometimes, on stage.

RELATED POST

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *